Pemakai Informasi Internal & Eksternal dan Bidang Spesialisasi Akuntansi dengan Penjelasannya Secara Umum Terlengkap - Filotansi

Breaking

Filotansi

Blog yang berisi informasi tentang akuntansi

Sabtu, 10 Februari 2018

Pemakai Informasi Internal & Eksternal dan Bidang Spesialisasi Akuntansi dengan Penjelasannya Secara Umum Terlengkap

Yoshhh......., kali ini saya akan membahas yang saya janjikan pada artikel Sejarah, Pengertian, Tujuan dan Fungsi Akuntansi sebelumnya, yaitu "Pemakai Informasi Akuntansi" dan "Bidang Spesialisasi Akuntansi".

Seperti yang kita ketahui, tujuan akuntansi yaitu menyediakan informasi keuangan yang akurat kepada para informan yang membutuhkan, seperti manajer, pemilik perusahaan, pemerintah, investor dan lain-lain. Dan juga, akuntansi itu dibagi juga menjadi beberapa bidang, seperti akuntansi pemerintah, akuntansi keuangan, akuntansi biaya dan lain-lain. Pengen tahu lengkapnya gimana??? Baca aja artikel di bawah ini yaa... :D

Pemakai Informasi dan Bidang Spesialisasi Akuntansi
Contoh pengerjaan di bidang akuntansi

Pemakai Informasi Akuntansi

Pihak-pihak yang berkepentingan dengan informasi akuntansi dapat dikelompokkan sebagai berikut.

a. Pihak Internal

Pihak internal adalah pemakai informasi akuntansi yang bertindak sebagai pengelola perusahaan. Pemakai pihak internal (internal users) adalah manajer atau pimpinan, yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kegiatan perusahaan. Pimpinan perusahaan memerlukan informasi akuntansi sebagai dasar untuk membuat perencanaan, menentukan kebijakan untuk masa yang akan datang, mengadakan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan yang dikelolanya, dan untuk mengetahui tingkat keberhasilan yang dicapainya.

b. Pihak Eksternal

Pihak eksternal (external users) terdiri dari banyak kelompok yang berbeda-beda kepentingannya atas laporan keuangan perusahaan.

  1. Pemilik Perusahaan
    Pemilik perusahaan berkepentingan dengan informasi keuangan untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan, perkembangan perusahaan, prospek usaha, dan untuk menilai keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan.
  2. Karyawan
    Karyawan berkepentingan dengan informasi keuangan untuk kesejahteraan dan gairah kerja mereka.
  3. Pemerintah
    Pemerintah berkepentingan dengan informasi keuangan untuk perhitungan pajak.
  4. Investor
    Investor berkepentingan dengan informasi keuangan untuk mengetahui kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan (rentabilitas) sehingga dapat memutuskan berinvestasi atau tidak.
  5. Kreditor
    Kreditor berkepentingan dengan informasi keuangan untuk mengukur sejauh mana kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya.
  6. Rekanan
    Rekanan berkepentingan dengan informasi keuangan untuk mengetahui kelangsungan perusahaan.
  7. Masyarakat
    Masyarakat berkepentingan dengan informasi keuangan untuk mengetahui kesempatan dan lowongan kerja yang ada pada perusahaan.
Itulah diantara Pemakai Informasi Keuangan. Berikutnya saya akan membahas Bidang Spesialisasi Akuntansi di bawah ini.

Bidang Spesialisasi Akuntansi

Perkembangan teknologi dan dunia usaha yang pesat mendorong timbulnya bidang-bidang khusus (spesialisasi) dalam akuntansi. Akuntansi juga tidak lagi hanya bersifat keilmuan, namun menjadi profesi yang mandiri. Ahli akuntansi juga dapat menduduki jabatan-jabatan penting dalam perusahaan dan pemerintahan.

  1. Bidang Akuntansi berdasarkan Tujuannya

    Berdasarkan tujuannya, akuntansi dapat dibedakan sebagai berikut.

    a. Akuntansi Keuangan

    Akuntansi keuangan (financial accounting) adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya mengolah data keuangan menjadi laporan keuangan, untuk diinformasikan terutama kepada pihak-pihak di luar perusahaan.


    b. Akuntansi Manajemen

    Akuntansi manajemen (management accounting) adalah bidang akuntansi yang beroperasi sehari-hari dan untuk membuat perencanaan dan kebijakan untuk masa yang akan datang. Tugas akuntansi manajemen adalah menemukan alternatif-alternatif tindakan dan membantu memilih alternatif yang terbaik.


    c. Akuntansi Pemeriksaan

    Akuntansi pemeriksaan (auditing) adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan independen terhadap catatan-catatan akuntansi pendukung laporan keuangan perusahaan dan memberikan pendapat mengenai kelayakan dan keandalan laporan keuangan tersebut.


    d. Akuntansi Biaya

    Akuntansi biaya (cost accounting) adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyiapkan data yang diperlukan untuk penetapan dan pengendalian biaya. Lingkupnya biaya selama proses produksi dan harga pokok barang yang sudah diproduksi.


    e. Akuntansi Perpajakan

    Akuntansi perpajakan (tax accounting) adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyiapkan laporan yang diperlukan untuk penetapan pajak.


    f. Akuntansi Anggaran

    Akuntansi anggaran (budgeting) adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyusun rencana keuangan untuk periode tertentu di masa yang akan datang dan membandingkan hasil operasi dengan rencana yang telah ditetapkan.


    g. Akuntansi Pemerintah

    Akuntansi pemerintah (government accounting) adalah akuntansi yang mengkhususkan diri dalam pencatatan dan pelaporan data keuangan yang terjadi pada badan-badan pemerintah.


    h. Sistem Akuntansi

    Sistem akuntansi (accounting system) adalah akuntansi yang mengkhususkan diri pada penetapan prosedur dan pengendalian data keuangan sehingga proses pencatatan akuntansi dapat berjalan dengan cepat, efektif, dan efisien.

  2. Bidang Profesi Akuntan

    Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus.


    a. Akuntan Publik

    Akuntan publik (public accountant) adalah akuntan yang menjalankan fungsi pemeriksaan secara bebas/independen terhadap laporan keuangan perusahaan atau organisasi lain, serta memberikan jasa kepada pihak-pihak yang memerlukan.

    Tugas-tugas akuntan publik, antara lain :
    1) melakukan pemeriksaan (auditing)
    2) memberikan jasa perpajakan (tax services)
    3) memberikan jasa konsultasi manajemen (management advisory service)

    b. Akuntan Intern

    Akuntan intern atau akuntan privat (private accountant) adalah akuntan yang bekerja di dalam perusahaan atau organisasi tertentu (sebagai karyawan).

    Tugas-tugas akuntan intern, antara lain
    1) menyusun sistem akuntansi
    2) menyusun laporan keuangan yang ditujukan untuk pihak ekstern maupun intern perusahaan
    3) menyusun anggaran
    4) menangani masalah perpajakan
    5) melakukan pemeriksaan intern

    c. Akuntan Pemerintah

    Akuntan pemerintah (government accountant) adalah akuntan yang bekerja pada badan-badan pemerintah.

    d. Akuntan Pendidik

    Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi, yaitu mengajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi, dan melakukan penelitian ilmiah di bidang akuntansi. Profesi memiliki ciri-ciri, diantaranya : memiliki bidang ilmu yang ditekuninya, memiliki kode etik, berhimpun dalam suatu organisasi, keahliannya dibutuhkan oleh masyarakat, dan bekerja bukan dengan motif komersial. Berdasarkan profesinya, akuntan dibedakan sebagai berikut.


Demikian artikel yang saya buat, insyaallah dapat menambah pengetahuan kita. Insyaallah artikel selanjutnya saya akan membahas tentang "Persamaan Dasar Akuntansi". Nantikan artikel selanjutnya yahh... :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar