Jenis Jenis Jurnal yang Wajib Anda Ketahui + Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Umum - Filotansi

Breaking

Filotansi

Blog yang berisi informasi tentang akuntansi

Senin, 26 Februari 2018

Jenis Jenis Jurnal yang Wajib Anda Ketahui + Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Umum

Pengertian Jurnal

Jurnal adalah tahap pencatatan pertama dalam siklus akuntansi yang dicatat secara kronologis sesuai waktu terjadinya transaksi.

Pengertian dan Jenis Jenis Jurnal


Untuk mencatat transaksi ke jurnal, dibutuhkan dokumen transaksi, seperti faktur, nota kontan, nota debit, nota kredit dan sebagainya.

Jenis - Jenis Jurnal

Dalam dunia akuntansi, terdapat dua jenis jurnal, diantaranya:

1. Jurnal Umum/General Journal
2. Jurnal Khusus/Special Journal

Jurnal umum adalah jurnal yang dimana semua transaksi yang terjadi dalam perusahaan tercatat dalam jurnal tersebut tanpa pengkhususan tertentu.

Jurnal khusus adalah jurnal yang dimana transaksi - transaksi tertentu saja yang tercatat dalam jurnal tersebut. Jurnal khusus ada empat diantaranya:

1. Jurnal Penerimaan Kas/Cash Receipt Journal
2. Jurnal Penjualan/Sales Journal
3. Jurnal Pengeluaran Kas/Cash Payment Journal
4. Jurnal Pembelian/Purchase Journal

Jurnal penerimaan kas adalah jurnal yang mencatat transaksi yang berhubungan dengan penerimaan kas.

Contoh:

- Penerimaan piutang dari debitur
- Penjualan secara tunai
- Penerimaan bunga bank
- Penjualan aktiva tetap

Jurnal penjualan adalah jurnal yang mencatat transaksi yang berhubungan dengan penjualan secara kredit.

Jurnal pengeluaran kas adalah jurnal yang mencatat transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran kas.

Contoh:

- Pembelian perlengkapan secara tunai
- Pemabayaran dividen
- Pembayaran utang
- Pembayaran beban

Jurnal pembelian adalah jurnal yang mencatat transaksi yang berhubungan dengan pembelian secara kredit.

Perlu kalian ketahui bahwa: Jurnal khusus yang saya uraikan diatas, biasanya digunakan dalam perusahaan dagang. Sedangkan jurnal umum, biasanya digunakan dalam perusahaan jasa.

Dalam siklus akuntansi perusahaan jasa, kalian akan menemukan empat jurnal, diantaranya:

1. Jurnal umum/General journal
2. Jurnal penyesuaian/Adjusting journal
3. Jurnal penutup/Closing journal
4. Jurnal pembalik/Reversing journal

Jurnal umum sudah saya jelaskan sebelumnya.

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang mencatat akun - akun yang perlu disesuaikan. Fungsi jurnal penyesuaian adalah agar akun - akun tersebut menunjukkan angka/nominal yang sebenarnya.

Jurnal penutup adalah jurnal yang mencatat akun nominal, ikhtisar laba rugi, dan prive yang nantinya akan ditutup sehingga bersaldo nol dan akan memengaruhi akun ekuitas.

Jurnal pembalik adalah jurnal yang membalikkan akun baru yang muncul saat penyesuaian dan harus di nol kan pada pembukuan berikutnya.

Contoh Jurnal Umum

Pada tanggal 1 Januari 2018, Tn. Erlangga membuka tempat usaha dan diberi nama "Barbershop Erlangga" dengan menginvestasikan uang pribadinya ke kas perusahaan sebesar Rp. 45.000.000 dan peralatan Rp. 5.000.000. Berikut transaksi yang terjadi selama bulan Januari 2018.

02 Januari  Dibayar sewa tempat usaha selama satu tahun sebesar Rp. 24.000.000
05 Januari  Dibeli perlengkapan secara tunai Rp. 5.000.000
07 Januari  Dibayar beban iklan sebesar Rp. 1.500.000 untuk 10x penerbitan 
10 Januari  Diambil Rp. 500.000 dari kas perusahaan untuk kepentingan pribadi
15 Januari  Dibeli peralatan secara kredit sebesar Rp. 10.000.000
19 Januari  Diterima pendapatan atas jasa yang telah diselesaikan sebesar Rp. 4.800.000 baru diterima Rp.                               800.000 sisanya diterima kemudian
22 Januari  Dibayar angsuran utang atas pembelian peralatan pada tanggal 15 Januari sebesar Rp. 2.500.000
25 Januari  Diterima pelunasan atas pelanggan kredit (transaksi tanggal 19 Januari)
30 Januari  Dibeli tambahan perlengkapan sebesar Rp. 1.000.000
31 Januari  Diterima pendapatan hari ini sebesar Rp. 5.000.000

Dari data diatas dapat dibuat jurnal umum seperti di bawah ini.

Contoh Soal Jurnal Umum

Perlu kalian ketahui bahwa: Total harus BALANCE, kalau tidak BALANCE. SALAH

Analisa: 

01 Januari   Setoran awal oleh pemilik kas bertambah Rp. 45.000.000 di posisi debit dan peralatan bertambah Rp. 5.000.000 dan ekuitas bertambah Rp. 50.000.000

02 Januari   Pembayaran sewa untuk 1 tahun sehingga mengakibatkan sewa dibayar di muka di debet sebesar Rp. 24.000.000 dan kas berkurang di posisi kredit Rp. 24.000.000 (jika sewa lebih dari 6 bulan atau 1 tahun biasanya menggunakan akun sewa dibayar di muka)

05 Januari   Pembelian tunai perlengkapan mengakibatkan perlengkapan bertambah di posisi debit sebesar Rp. 5.000.000 dan mengurangi kas sebesar Rp. 5.000.000

07 Januari   Pembayaran beban iklan mengakibatkan beban iklan bertambah di posisi debit Rp. 1.500.000 dan kas berkurang sebesar Rp. 1.500.000

10 Januari   Pengambilan pribadi mengakibatkan akun prive bertambah di posisi debit Rp. 500.000 dan kas berkurang di posisi kredit Rp. 500.000

15 Januari   Pembelian peralatan kredit mengakibatkan utang usaha bertambah di posisi kredit sebesar Rp. 10.000.000 dan peralatan bertambah di posisi debit sebesar Rp. 10.000.000

19 Januari   Penerimaan pendapatan angsuran mengakibatkan kas bertambah Rp. 800.000, piutang usaha bertambah Rp. 4.000.000 dan pendapatan jasa bertambah Rp. 4.800.000

22 Januari   Pembayaran angsuran utang mengakibatkan kas berkurang di kredit dan utang usaha berkurang di debit sebesar Rp. 2.500.000

25 Januari   Penerimaan pelunasan piutang dari pelanggan mengakibatkan kas bertambah dan piutang usaha berkurang Rp. 4.000.000

30 Januari   Sama dengan tanggal 5 Januari

31 Januari   Penerimaan pendapatan mengakibatkan kas dan pendapatan jasa bertambah sebesar Rp. 5.000.000

(Baca juga: Sejarah Awal Akuntansi)

Perlu kalian ketahui bahwa: Kolom Ref jangan diisi terlebih dahulu, kolom Ref diisi apabila kita sudah melakukan posting dari jurnal ke buku besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar