Pengalaman Mengikuti Sumatera Accounting Competition 2019 di Fekon UNRI

Pengalaman Saya Mengikuti SAC 2019


Dalam artikel kali ini, saya akan menceritakan pengalaman saya saat mengikuti SAC 2019 di Fekon UNRI. Pada beberapa artikel sebelumnya, tepatnya setahun yang lalu, saya sudah membuat artikel tentang pengalaman saya di SAC 2018. Dimana saya kalah di semifinal, sungguh mengecawakan...

Bagi yang belum tahu SAC itu apa?

SAC merupakan singkatan dari Sumatera Accounting Competition, yang mana olimpiade berbasis akuntansi ini diadakan setiap tahun sekali oleh Universitas Riau Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Pengalaman Mengikuti SAC 2019
Event SAC 2019


Dalam SAC 2019, banyak lomba - lomba yang diadakan, seperti: Ranking 1, Mading, Entrepreneur Muda, Entrepreneur Competition dan yang paling diutamakan ialah Olimpiade Akuntansi. SAC 2019 diadakan pada tanggal 24 - 26 Januari 2019

Dalam lomba yang saya ikuti, yakni Olimpiade Akuntansi, terdapat lebih kurang 30 tim SMA/SMK yang akan bersaing dalam Olimpiade ini dan harus melewati 4 tahap agar dapat mengangkat piala. 4 tahap itu diantaranya:

(Baca juga: Jurnal Pembalik)

1. Babak Kualifikasi

Tanggal 24, babak kualifikasi dimulai. Pada babak kualifikasi, Anda nnti akan disuguhkan 100 soal yang mana diantara 100 soal itu terdapat 70% soal akuntansi dan 30% soal ekonomi serta ada 40% soal berbahasa Inggris.  Sedikit berbeda pada tahun kemaren yang 60% soal akuntansi dan 40% soal ekonomi. Anda akan diberikan waktu 2 jam pengerjaaan. Jika waktu habis tidak ada penambahan waktu.

Saat saya mengerjakan soal, saya merasakan, soal pada tahun ini lebih mudah daripada tahun kemaren. Mungkin karena soal akuntansinya dibanyakin. Karena memang dasar saya adalah akuntansi bukan ekonomi. Pada saat di soal ekonomi, apalagi soalnya berbahasa Inggris, dari 40 soal ekonomi yang tersedia, saya hanya menjawab setengahnya. Memang saya tidak tahu apa - apa tentang ekonomi ini. Sungguh menyedihkan.

Waktu telah habis dan saya dan tim saya langsung pulang. Yang berhak lolos ke babak selanjutnya adalah 25 tim dengan nilai tertinggi dan siapa siapa saja sekolah yang berhak maju akan ditempel pada hari berikutnya sekitaran jam 7.30.

(Baca juga: Jurnal Penutup)

2. Babak Estafet/Siklus Akuntansi

Tanggal 25, kami bertiga pergi barengan naik mobil sekolah. Sesampainya disana, kami langsung bergegas menuju papan pengumuman dan hasilnya kamipun lolos, kamipun tak percaya masuk dalam rangking 3 besar babak kualifikasi. Tim yang tidak lolos dalam babak kualifikasi diperbolehkan untuk pulang.

Kami langsung masuk ke ruangan yang disediakan untuk mengikuti babak estafet atau siklus akuntansi ditambah 1 soal ekonomi. Sama seperti tahun sebelumnya, siklus akuntansi dipisah yang satu sampai neraca saldo dan satu lagi dari jurnal penyesuaian sampai neraca saldo setelah penutupan. Tentu perusahaannya berbeda.

Babak estafet pun dimulai, kami langsung membagi pekerjaan. Kalau tahun sebelumnya saya mendapat dari jurnal penyesuaian sampai dengan neraca saldo setelah penutupan, kali ini saya mendapat dari transaksi sampai neraca saldo. Dengan waktu pengerjaan lebih kurang 3 jam.

Kami pun langsung selesai dalam waktu kurang dari 2 jam. Kami siap pertama pada waktu itu. Mengerjakan siklus akuntansi itu sangat melelahkan. Jika Anda tidak percaya, coba lakukan sendiri :v. Setelah selesai waktunya, kamipun langsung pulang. Tim yang berhak mengikuti babak selanjutnya yakni 9 tim. Banyak sekali tim yang tereliminasi pada babak estafet ini, dari 25 tim menjadi 9 tim. Sekitar 16 tim harus tereliminasi.

3. Babak Semifinal 

Tanggal 26, sesampainya disana, tertengoklah nama tim kami muncul pada papan pengumuman. Kami senang sekali. Pada babak semifinal ini, kegiatannya yaitu cerdas cermat, yang mana soal akuntansi dan ekonomi serta soal yang berbahasa Inggris ada didalamnya.

Salah satu dari kami mengambil undian dan kami mendapat sesi ke-tiga dalam cerdas cermat ini. Giliran kamipun tiba. Sistemnya sama seperti kemarin, 10 soal wajib dan 10 soal rebutan. Pada sesi ini, kami berjumpa lagi dengan tim yang mengusir kami dari semifinal tahun lalu yakni SMA Tualang. Setelah berusaha keras menjawab soal, kami pun berhasil maju ke babak selanjutnya.
Kejadian yang sama tidak akan terjadi dua kali.

Sumatera Accounting Competition 2019
Babak Semifinal - Cerdas Cermat

4. Babak Final

Setelah selesai babak semifinal, langsung dilanjutkan dengan babak final, kami berjumpa dengan tim yang memenangkan SAC 2018 kemarin yakni SMA 8 Pekanbaru. Pada babak final, ada sedikit perbedaan, yakni setelah babak rebutan akan ada babak Gain & Loss, dimana kita mempertaruhkan nilai kita minimal 30%. Akan diberikan 1 soal. Jika benar maka kita akan mendapat nilai sebesar yang kita pertaruhkan begitu pula sebaliknya.


Pada saat akhir sesi rebutan, tim saya memimpin dengan nilai tertinggi disusul dengan SMA 8  dengan skor tipis. Pada saat sesi selanjutnya, Gain & Loss, kami membuat suatu kesalahan yang bisa dibilang besar. Kami mempertaruhkan nilai yang bisa dibilang tinggi dan SMA 8 tidak kami sangka mempertaruhkan nilai yang bisa dibilang rendah atau pas 30%. 

Soal pun dibacakan, seluruh tim menjawab, dan hasilnya semua tim salah menyebut jawaban yang benar. Sehingga nilai kami pun turun dan terpacu oleh SMA 8 dan hasil akhirnya kami pun mendapat juara 2.

Peningkatan yang bisa dikatakan luar biasa dimana tahun lalu sekolah saya mendapat juara 3 dan pada tahun ini mendapat juara 2. Alhamdulillah... Kami pun berfoto, mendapatkan sertifikat dan langsung pulang. Di rumah, selalu terbayang kesalahan itu. Hahahaha... :)

Pengalaman Mengikuti SAC 2019
Tim saya dan pembina


Sekian dari saya semoga bermanfaat. :)

(Baca juga: Jurnal Penyesuaian)


Belum ada Komentar untuk "Pengalaman Mengikuti Sumatera Accounting Competition 2019 di Fekon UNRI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel